Indahnya Misteri Lawang Sewu Semarang

Lawang Sewu adalah sebuah bangunan ex Kantor Kereta Api jaman Belanda yang penuh misteri. Tempat ini tambah misteri sejak adanya kisah uji nyali dari sebuah televisi swasta

Asiknya Virgin Beach Pulau Pari

Pulau Pari terletak di gugusan kepulauan Seribu. Terdapat sebuah pantai tersembunyi yang disebut Virgin Beach, amboiii

Kawah Bromo nan Kereeenn

Wisata sunrise di gunung Bromo yang sangat diminati wisatawan dalam dan luar Negeri

Kawasan Wisata Dieng

Selain kawah Dieng, Anda bisa juga menikmati candi-candi dan telaga warna nan indah.

Tebing Uluwatu

Berburu sunrise di tebing Uluwatu. Sebuah lokasi yang tidak hanya terkenal akan tari kecak dan puranya

Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Januari 2013

Pengalaman ber-GPS ke Dieng Bromo

Libur akhir tahun 2012 kami melakukan perjalanan darat ke Bromo dan Dieng. Bromo dan Dieng kebetulan merupakan tujuan wisata yang belum pernah kami kunjungi sebelumnya. Untuk menuju ke sana, kami hanya mengandalkan GPS yang ada di ipad, iphone dan gps di mobil kami.

Karena menurut informasi internet, maps-nya Apple belum bagus, maka di dalam ipad, kami gunakan google maps (versi ios sebelumnya). Kemudian di dalam iphone saya pakai maps-nya iphone yang sudah ios 6.  Kemudian di mobil Nissan Evalia , saya gunakan map yang ada di tape mobil saya. Kombinasi ketiganya, kami gunakan untuk menyusuri jalan menuju Dieng dan Bromo

GPS tersebut sangat membantu kami untuk memilih alternatif kota yang akan dilalui. Terutama karena dengan gps kita dapat memilih alternatif rute tujuan yang ditawarkan (mungkin lebih dari satu alternatif jalan) dan jarak tempuhnya.

Contohnya ketika dari Yogyakarta menuju Madiun. Kami diberi dua alternatif jalan oleh Google Maps yaitu Yogyakarta-solo-Sragen-madiun dengan jarak tempuh 178 km, 5 jam 7 menit. Alternatif lain adalah Yogyakarta-Solo-Tawangmangu-Madiun dengan jarak tempuh 162 km, 4 jam 54 menit.

Sementara oleh iphone diberi alternatif yang serupa tapi tak sama. Yogyakarta menuju Madiun. Kami diberi dua alternatif jalan oleh Google Maps yaitu Yogyakarta-solo-Sragen-madiun dengan jarak tempuh 181 km, 5 jam 49 menit. Alternatif lain adalah Yogyakarta-Solo-Tawangmangu-Madiun dengan jarak tempuh 188 km, 6 jam 21 menit.

Jadi menurut Google, jalur melalui Tawangmangu lebih dekat dari pada melalui Sragen. Sementara  menurut map Iphone malah sebaliknya. Waktu tempuhnya juga berbeda , mungkin karena algoritma kendaraan yang dipakai juga berbeda.

Faktanya kami melewati Jalan Yogyakarta-Solo-Tawangmangu-Madiun hampir 9 jam karena terkena macet di tawangmangu hahhaaa. Disamping itu jalanannya melintasi naik turun gunung. (ini lho rute yang dilalui oleh pak Dahlan Iskan ketika mobil listriknya mengalami kecelakaan)

Pengalaman seru lainnya adalah ketika kami tersasar di jalan menuju Gunung Bromo. Saat itu kami mencari kota Tosari dimana biasanya wisatawan yang akan naik ke Bromo berkumpul. Ternyata GPS memberikan alternatif rute yang tidak dapat kami lalui oleh kendaraan kami. Bayangkan, pukul 02.00 wib kami tersasar di jalan menuju Bromo. Tidak ada orang yang bisa kami tanyai kecuali maps GPS. dan apesnya lagi, ketika kami tersesat , signal HP nya lost. Akibatnya map-nya tidak berfungsi. Akhirnya kami terpaksa kembali ke kota terdekat dan menggunakan alternatif jalur lainnya (pasuruan).

Namun demikian, saya tetap acung jempol dengan GPS saat ini. Seingat saya 5 tahun lalu, saya pakai GPS yang ada di smartphone untuk pulang kampung ke Jawa Tengah, jalan di kampung saya masih belum terlihat. Sekarang sih sudah cukup bagus dan detail. bahkan jembatan desa pun terlihat.

Jadi , gak usah ragu menggunakan GPS yang ada, baik di iphone, BB, gps mobil. data-datanya cukup bisa diandalkan kok. Selamat berlibur !!!

Minggu, 06 Januari 2013

Family Trip 2013 - Bali


Beberapa kali ke Bali untuk urusan training dan bisnis. Tapi pasti berbeda bila ke Bali untuk berlibur bersama keluarga.  Anda akan menemukan hal yang tak sempat anda kunjungi atau anda perhatikan ketika ke Bali untuk bisnis

Selasa, 25 Desember 2012
Pukul 04:30 Kami berangkat dari rumah menuju Terminnal 3 Cengkareng.  Nyaris saja kami tertinggal pesawat. Pukul 06:00 wib pesawat AirAsia sudah takeoff ke Denpasar Bali. Tiba di Bali kami langsung masuk Hotel di kawasan Kuta Bali. Baek bener nih hotel, pukul 09:00 wita sudah boleh masuk kamar, padahal resminya checkin pukul 14:00 wita
Hari pertama di Bali, kami memilih bermain seharian di WaterBoom Park di jalan Kartika Plaza. Rasanya sudah hampir 15 tahun lalu saya tidak ke sana. Sekarang bersama anak-anak kami ke sana lagi. Permainan meluncur di waterboom yang sangat tinggi atau bersantai di ban mengikuti aliran aurs sungai buatan tetap mengasikkan.  Entah mengapa, kali ini hampir seluruh pengunjungnya kok Bule-bule yang. Saya merasa jadi manusia minoritas. Dan karena bule, hampir semua wanita menggunakan bkin yang wow hahahha

Tebing Uluwatu

Rabu, 26 Desember 2012
Pagi-pagi saya berjalan kami mengelilingi pantai kuta-hardrock-beachwalk dan kembali ke kamar. Kemudian
Pukul 10:00 wita kami mulai wisata seputar Bali. Tujuan pertama adalah wisata water sport di Tanjung Benoa. Kami sempat bermain flying fish dan naik kapal dengan waterglass di bawahnya melihat keindahan bawah lautnya. Dengan kapal tersebut juga kami mengunjungi Pulau penyu.
Pukul 12:00 kami lanjut ke Garuda Wisnu Kencana dengan makan siang sebelumnya di kantin.Wisata utama disini adalah foto-foto di antara batu-batu besar dan patung GWK tentunya (patung yang belum jadi tapi udah banyak yang mengunjungi hehehe).  Dari sana kami melanjutkan ke Pantai DreamLand yang menurut kami kok jadi semakin kotor dan tidak terurus yah (pantai dan sekitarnya). Tidak berlama-lama
Menjelang senja, kami berburu sunset di Uluwatu. Masuk ke kawasan kami di hadang pasukan monyet yang mebuat kami terpaksa menyewa guard. Kali ini kami sangat menikmati keindahan uluwatu dengan jurang dan pura ditepi jurangnya. Tidak mendapat sunset, kami langsung menuju jimbaran untuk santap malam di tepi pantai. Acara hari ini diakhiri di toko oleh-oleh Krisna hingga larut malam (buka 24 jam)

Kamis, 27 Desember 2012
Pagi-pagi saya berjalan seputar kuta. Melihat hotel Itune dan Fave hotel , yang katanya hotel murah tapi bagus di kuta (backpaker). Kemudian lanjut ke monumen Bom Bali dan kembali ke hotel
Acara selanjutnya hanyalah istirahat di hotel dengan berenang. Sore kami ke pantai kuta untuk melihat sunset tetapi sayangnya mendung.  Sampai di hotel, kami melanjutkan berenang malam hari.

Jumat, 28 Desember 2012
Pagi hari kami berjalan-jalan di sepanjang pantai kuta bermain air laut. Kemudian melihat pasar tradisional  di kuta dan lanjut breakfast di hotel . Selesai breakfast kami langsung ke bandara dan kembali ke Jakarta. Eh bandara Ngurah rai lagi di perluas, jadi jalannya agak jauh saja ke terminal barunya.  Lebih nyaman sih bandara barunya.

Family trip 2013 - Dieng Bromo


Liburan tahun baru 2013 kali ini kami memilih liburan di dalam negeri dengan mengunjungi Kawah Dieng di Wonosobo dan Kawah Bromo di Probolinggo Jawa timur. Sebuah perjalanan darat dengan menggunakan Nissan Evalia 2012. Sekalian test drive kendaraan baru hehe.Kami berangkat pada hari minggu 30 Desember 2012 dan kembali ke Jakarta pada 4 Januari 2013 dengan melalui rute sepanjang 1783,9 km.

Minggu 30 Desember 2012
Berangkat pukul 6.00 wib menuju Jawa tengah dengan tujuan Semarang. Di temgah jalan kami mengubah rute menjadi ke Purwokerto dan langsung ke Wonosobo. Kami mengubah tujuan Kawah Dieng menjadi tujuan pertama (semula tujuan akhir).
Masuk kota Wonosobo kami di hadang hujan lebat. Dengan mengandalkan internet, kami  menemukan hotel tua yang keren, namanya hotel Kresna yang berlokasi di dekat alun-alun  kota Wonosobo. Pukul 20.00 wib kami masuk kamar dan mandi. Pukul 21:00 wib kami sempet keluar  hotel mencari makan. Di kota dingin ini banyak sekali yang menjual bakso dan kami memilih mengisi perut malam ini dengan Bakso.

Senin 31 Desember 2012
Pukul 6.00 wib kami berputar-putar menikmati indahnya alun-alun Wonosobo. Pemandangannya  alun-alun berlatar belakan gunung kembar , hmm gunung apa yah ? Sepertinya gunung sindoro-sumbing.
Pukul  08:00 wib kami breakfast di hotel sementara anak-anak kami bermain di kolam renang yang sangat dingin. Byurrr
Pukul 10:00 wib kami melanjutkan perjalanan wisata kami yang pertama, Taman Wisata Kawah Dieng.  Membutuhkan kurang dari 1 jam kami tiba di kawasan Dieng. Kami langsung menuju kawasan candi Semar dkk. Hujan turun. Perjalan selanjutnya ke Kawah Dieng yang indah. Sampe juga kami ke kawah dieng. Karena sudah semakin sore, kami langsung ke Jogjakarta tanpa sempet ke lokasi wisata lain di Dieng seperti Danau Telaga Warna dan lain-lain
Pukul 21:00 wib kami sampai di Jogjakarta dan menginap di rumah family. Tahun baru kami meilih tinggal di rumah dan melewatkan dengan ditemani hujan.

Selasa 1 Januari 2013
Pukul 10.00 wib kami langsung menuju Bromo. Jalan yang kami lalui adalah jalur Jogja-solo-Tawangmangu-Sarangan-Magetan-Jombang-Pasuruan-Tosari. Nisan Evalia kami ngos-ngosan di tanjakan Tawangmangu-Sarangan. Lalu dengan mengandalkan GPS, akhirnya kami tiba di Tosar, tempat penginapan sebelum naek ke Bromo. Kami tiba pukul 03.00 wib pagi, karena terkena macet di tawamangu dan dihajar hujan lebat sepanjang perjalanan

Rabu 2 Januari 2013
Pukul 10:00 wib kami bergerak ke Bromo. Sengaja rada siang biar agak kosong dan bisa bebas memotret  (alias gak ngejar sunrise). Dengan hard-top sewaan kami menuju pananjakan tempat  melihat sunrise. Suasana sangat berkabut dan sepi (sudah bukan jam sunrise kan hehhee).  Sesudah dari lokasi sunrise dimana kami melihat indahnya gunung bromo, kami menuju kawah dengan perjalanan melintasi padang pasir. Sayangnya saat itu hujan turun, sehingga pasirnya rada basah. Kami tak memiih jalan ke kawah dan hanya foto di bawah saja dan disekitar pura (karena membawa anak-anak kecil, rasanya sulit mengajaknya menuruni kawah)
Pemandangan di Bromo sangat menakjubkan
Pukul 14:00 wib kami kembali ke Jombang dan berisitirahat. Tiba di Jombang pukul 18:00 wib bersama dengan hujan lebat. Lalu tepat pukul 22:00 wib kami berangkat menuju semarang. Rute yang kami ambil adalah Jombang-Madiun-Sragen-Solo-Salatiga-Semarang

Kamis 3 Januari 2013
Pukul 08:00 wib kami masuk kota Semarang dan langsung mampir ke  SimpangLima dan McD jalan Pandanaran. Disana  kami tak lupa membeli oleh-oleh Ikan Bandeng Presto yang terkenal . Jelang tengah hari kami menuju onnjek wisata Lawang Sewu. Nah lho, inilah objek wisata misteri dimana kami melihat-lihat gedung tua dengan banyak pintu. Salah satu yang kami kunjungi di komplek gedung tua itu adalah penjara bawah tanah dimana pernah dipakai Uji Nyali dari sebuah Televisi Swasta. Cukup menyeramkan tapi layak di kunjungi
Pukul 14:00 wib kami melanjutkan perjalanan menuju pekalongan dan istrirahat sejenak.
Pukul 19:00 wib kami berangkat dari pekalongan non-stop ke Jakarta.

Jumat 4 Januari 2013
pukul 03:00 wib Dengan penuh kantuk, kami tiba di jakarta  dengan selamat pada pukul. Melelahkan tapi super seru.

Minggu, 30 September 2012

Pulau Pari dan Keindahan Pantai Perawan


Tiba-tiba saja seorang teman kantor mengajak liburan ala backpacker di Pulau Pari, sebuah pulau di kawasan kepulauan Seribu. Berbeda dengan Pulau Tidung atau Pulau Pramuka yang sudah lebih terkenal sebelumnya,  Pulau Pari masih sedikit dikunjungi  wisatawan sehingga suasana pulau relatif lebih bersih dan eksotis.
Pulau Pari merupakan Pulau wisata dengan suasana pasir yang putih dan laut yang jernih tanpa ombak besar . Selain itu di Pulau Pari terdapat sebuah pantai yang elok yang disebut  pantai pasir perawan dan kawasan bakau yang indah.
Keelokan Pulau Pari dapat dinikmati  denganmengitari Pulau pari secara bersepeda (bisa disewa) atau dengan berjalan kaki menikmati  suasana disekeliling pulau pari. Anda juga bisa melihat sunrise atau sunset di Bukit Matahari . Kegiatan lain yang juga banyak diminati adalah snorkeling di sekitar pulau Pari.
Kalo gak mau repot, Anda bisa menggunakan tur travel yang dikelola oleh masyarakat Pulau Pari.  Biayanya berkisar mulai 300ribuan untuk 10 orang sudah termasuk kapal dari Muara Angke, menginap 1 malam, makan 4 kali, sepeda , kapal snorkeling, alat snorkeling dan foto bawah laut.

Sabtu 22 September 2012
Pukul 6.00 wib kami sudah berkumpul di Muara Angka dan siap berangkat dengan kapal menuju Pulau pari. Lama perjalanan kira-kira hampir 2 jam.  Tiba di pulau Pari kami langsung ke Penginapan yang merupakan rumah penduduk pulau tersebut. Tak lama kemudian kami langsung bersepeda berkeliling Pulau. Tujuan pertama adalah Pantai Virgin nan elok. Sebuah pantai  yang tertutup dengan pasir putih.
Pukul 12:00 wib kami makan siang dan lanjut  snorkeling di sekitar pulau Pari, yaitu di dekat Pulau Tikus dan Pulau Burung. Di Pulau Burung kami foto-foto di hamparan pasir putih.  Jelang sore, kami kembali ke penginapan dan bersepeda berburu sunset di pantai LIPI.
Acara malam diisi dengan makan malam BBQ di sawung-sawung yang tersedia pinggir pantai Virgin. Kami menikmati malam hingga larut sebelum ke penginapan

Minggu 23 September 2012
Pukul 05:00 wib kami sudah buru-buru bersepeda ke pantai Bukit Matahari untuk mengintip sunrise. Wah sayangnya awan sedang mendung sehingga tidak terlihat mataharinya. Kami hanya bermain dan berfoto-foto ria disekitar Bukit Matahari nan indah.
Pukul 09:00 wib Sesudah sarapan kami lanjut main ke pantai Virgin untuk menanam bakau di pantai. Selain menanam bakau, kita bisa juga bermain sampan/perahu di sela-sela hutan bakau yang airnya jernih  banget dengan pasir putihnya. Kami berputar putar di hutan bakau hampir 1 jam.  Kelar bermain sampan,  kami melanjutkan dengan bermain banana-boat. byurrrrr
Pukul 11: 00 kami sudah bersiap-siap pulang  ke Muara Angke Jakarta. 

Minggu, 01 Juli 2012

Belitong Pulau Lasykar Pelangi


Pulau Belitong atau Belitung  menjadi lebih terkenal sejak Film Lasykar Pelangi meledak di bioskop. Sejak saat itu, Pulau Belitung ramai dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri. Kami pun penasaran akan keindahannya. Bersama temen-temen kami berlibur 3 hari 2 malam disana.

Hari 1 (Jum'at, 15 Juni 2012) - Tanjung Tinggi, Bukit Berahu, Tanjung Kelayang

Dari Jakarta kami berangkat menggunakan Sriwijaya air pukul 06:20  wib dan tiba pukul 07.20 wib di Bandara Belitong. Tiba di sana langsung sarapan ke Warung Kopi legendaris , yaitu Warung Kopi Ake. tak lupa pula kami mencicipi mie Suto Belitong yang berdekatan dengan warung kopi.

Selanjutnya kami ke  Pantai Tanjung Tinggi untuk melihat batu-batu di film Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi, 30km di luar kota Tanjungpandan Berjalan menyusuri sepanjang pantai Tanjung Tinggi, bermain pasir putih di pantai, snorkeling atau memancing Kami memotret, pemandangan pasir putih dengan pepohonan kelapa tanpa batu granit bisa dijumpai di pantai Pendaunan. Kami berisitrahat sambil makan siang di restoran Mabai.


Sesudah lunch, kami melanjutkan berkunjung ke pantai Tanjung Kelayang dengan pemandangan pulau-pulau dan batu-batu granit, atau Bukit Berahu private beach di sisi bukit dengan suasana teduh dan relax dan pemandangan lepas ke laut dari sisi bukit untuk berburu sunset. sayangnya berawan sehingga gak dapat foto-foto indah sunset.

Hari pertama ditutup dengan makan malam dan berisitirahat di Hotel Bahamas Resort Hotel, Jl. Patimura No.1 Air Saga  , Tanjung Pandan Belitung.


Hari 2 (Sabtu, 16 Juni 2012) - Pulau-pulau: Lengkuas, Burong, Pasir, Batu Berlayar

Pagi-pagi kami sudah dibangunkan untuk berburu sunrise di danau bekas tambang Kaolin. Saya sangat terpukau dengan indahnya pemandangan yang serba putih. Lebih mirip bukit salju, woh !

Sesudah sarapan , kami Naik perahu nelayan berkunjung ke pulau-pulau kecil sekitar.Berangkat dari Tanjung Kelayang, naik perahu nelayan dilengkapi lifevest, melintasi pula Kelayang menuju pulau Pasir untuk Berfoto di Pulau Pasir bersama bintang laut. Kemudian mampir ke Pulau  Batu Berlayar untuk foto-foto dan dilanjutkan ke Pulau Burong dengan batu unik berbentuk burung dan pantai pasir putih yang sepi  untuk makan siang. Kemudian menuju pulau Lengkuas untuk santap siang untuk bersantai dan naik ke mercusuar 18 level. Sesudah lunch kami habiskan untuk snorkeling disekitar Pulau Lengkuas ini.

Hari 3 (Minggu, 17 Juni 2012) - Jalan di Tanjung Pandan dan Pulang

Acara hari terakhir diisi dengan sarapan pagi di Warung Kopi Legendaris, Warung Kopi Ake dan melihat suasana Tanjung Pandan. Sempet mampir ke Kuil di dalam Hotel Billiton. Selanjutnya ke pelabuhan dan tempat pelelangan Ikan. Diakhir ke Bandara Tanjung Pandan.Pukul 11.30 kami kembali ke Jakarta dengan Sriwijaya Air.

Catatan:
Beberapa catatan buat Anda yang mau ke Pulau Belitung:
- Info soal wisata di beltung bisa dilihat di BeltungIsland,com. Dari situs ini pula Anda bisa membeli pake wisata ke Beltung. Anda gak usah repot, mereka semua yang akan mengatur mulai dari mobil, hotel dan jadual perjalanan. harganya bisa harga paket dengan atau tanpa pesawat.
- Kami menggunakan pesawat siang untuk pulang ke Jakarta. Kami sarankan pulang dengan pesawat sore saja, agar Anda bisa ke Manggar. Melihat sekolah Lasykar Pelangi dan Belitung Timur (Manggar, Burung Mandi, Vihara Dewi Kwan Im, Bukit Batu) atau ke pantai-pantai di Membalong
- Kondisi Desember - Maret biasanya angin besar sehingga ada kemungkinan sulit untuk wisata snorkeling atau ke pulau-pulau. biasanya dialihkan ke wisata ke sekolah Lasykar pelangi.